Mengatasi rasa gugup tentu hal yang harus dilakukan, apalagi jika kita bekerja di dunia industri yang menuntut public speaking. Misalnya, harus mempresentasikan proyek baru ke atasan, atau menunjukkan projek kerjasama dengan calon klien. Jika tidak segera diatasi, rasa gugup akan membuat tujuan dari presentasi tidak tercapai. Pada dasarnya rasa gugup muncul akibat dari kekhawatiran yang terus menghantui pikiran kita.

This image has an empty alt attribute; its file name is Merasa-Sangat-Gugup-Saat-Presentasi.jpg

Rasa gugup yang muncul saat melakukan presentasi bermuncul dari mindset yang salah, apa yang dikhawatirkan semua hanyalah dugaan semata dan belum tentu terjadi. Untuk itu berikut ini ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi gugup saat presentasi, antara lain:

1. Pastikan persiapan sudah matang

Rasa gugup bisa muncul karena persiapan yang minim. Mungkin kita kurang menguasai materi presentasi, sehingga kesulitan saat menjawab pertanyaan dari audiens. Karena itu, usahakan kita menguasai materi yang akan dibawakan. Selain persiapan secara materi persiapan lain yang tak kalah penting adalah persiapan teknis. Contohnya, mengecek perangkat yang digunakan apakah bermasalah atau tidak? Mulai dari laptop, laser pointer, mic, proyektor, hingga software yang digunakan.

2. Atur napas

Saat rasa gugup muncul umumnya reaksi fisik yang muncul adalah jantung berdetak cepat, keringat cingin, bahkan rasa ingin mual/muntah. Untuk mengatasi berbagai kondisi tersebut, hal pertama yang dilakukan adalah mengatur napas. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung kemudian hembuskan perlahan ke mulut. Lakukan setidaknya 5-6 kali sampai kita merasa lebih tenang.

3. Lakukan High Power Poses

Saat tiba saatnya presentasi, kita memiliki sedikit waktu untuk menenangkan pikiran terlebih dahulu. Caranya kita bisa melakukan High Power Poses. Secara sederhana, high power poses merupakan posisi tubuh yang menunjukkan kepercayaan dan keyakinan terhadap diri sendiri. Posisi High Power Poses bisa berupa tubuh berdiri tegak, menatap audiens dengan yakin, dan memberikan senyuman.

4. Fokus saja pada presentasi yang berlangsung

Terkadang selama presentasi berlangsung ada beberapa gangguan yang diluar rencana, entah audiens yang kurang memperhatikan, atau kendala teknis lainnya. Namun terlepas dari kondisi tersebut, kita harus tetap fokus pda presentasi. Jika perlu kita bisa mencatat poin-poin pembahasan dalam secarik kertas atau layar laptop atau tablet.

5. Maksimalkan bahasa tubuh

Ternyata bahasa tubuh yang tepat dapat mengurangi rasa gugup. Ingat presentasi bukan hanya tentang apa yang ditampilkan pada slide, presentasi juga berkaitan dengan bagaimana kita membawakan setiap informasi. Mulai dari cara bicara hingga bahasa tubuh. Klien atau atasan akan menilai presentasi dari tingkah laku selama membawa presentasi.

6. Nikmati presentasi kita

Jangan pernah melawan rasa gugup yang muncul pada diri kita. Cara terbaik untuk mengatasi rasa gugup adalah dengan menikmatinya. Perasaan gugup yang dirasakan akan perlahan menghilang seiring dengan kita menikmatinya. Tak usah khawator jika kita berbicara secara terbata-bata, atau terkadang pikiran kosong dan kebingungan muncul secara tiba-tiba di tengah presentasi. Ingat setiap orang akan memalui proses belajar, termasuk diri kita.

Rasa gugup adalah hal yang manusiawi, jangan terlalu mengkhawatirkan perasaan ini. Nikmatilah dan terus belajar dari setiap presentasi yang dilalui.




Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Log in

Don’t have an account? Sign up