Tips Mengguanakn Animasi dalam Presentasi Anda

Ada dua jenis presenter yang menemukan diri mereka di dua dimensi ekstrim: satu yang tidak menggunakan animasi atau efek transisi dan membuat slide mereka sangat membosankan dan yang lainnya adalah yang menggunakan terlalu banyak animasi dan efek transisi.

Animasi dapat digunakan dengan cara yang menrik perhatian audiens dan juga menyampaikan pesan anda. Dengan menggunakan alat presentasi modern, semua yang ada di dalam slide dapat dianimasikan. Anda dapat menciptakan pengalaman bercerita visual, daripada hanya mengandalkan teks biasa, gambar, dan statistik.

Animasi dalam PowerPoint dianggap sebagai alat yang hebat untuk berbagai tujuan. Dalam panduan ini, Anda akan menemukan banyak tips untuk mengguanakan animasi pada PowerPoint.

Mengapa menggunakan animasi PowerPoint?

Mari kita pahami mengapa kita perlu menggunakan animasi dalam presentasi PowerPoint. Terlalu banyak animasi dapat menimbulkan kebingungan bagi penonton.

  • Ini membantu anda untuk mengontrol kecepatan penyampaian presentasi anda.
  • Animasi dapat meningkatkan tampilan dan minat konten slide anda.

Poin di atas dicapai dengan menambahkan transisi dalam slide penuh atau sejumlah elemen pada slide. Animasi yang efektif memiliki penggunaan yang menarik yang sesuai dengan pesan Anda serta akan membantu untuk mengontrol kecepatan presentasi.

Prinsip animasi untuk presentasi

Jika anda ingin membuat presentasi, dan ingin menambahkan animasi pada slide. Ada beberapa hal yang perlu anda ingat :

Pertahankan jumlah animasi seminimal mungkin. Anda harus memastikan bahwa animasi tidak melebihi pesan atau dampak visual. Alih-alih perangkat lunak presentasi, PowerPoint mudah berlebihan dengan semua opsi, tetapi pastikan anda tidak berlebihan.

Tetap konsisten

Gunakan 2 atau 3 jenis animasi saja. Jangan menerapkan animasi pada judul “enter from left” dan subtitle “enter from the right”, apalagi “pop  in” pada teks lainnya.

Ikuti arah

Gunakan efek animasi untuk mengikuti arah konten anda. Untuk menarik perhatian pada poin terpenting di setiap slide, pilih dari atas ke bawah, sisi ke sisi lain atau pola efek lainnya.

Visualisasikan aliran mata

Saat mendesain slide dan menambahkan animasi, pikirkan diri anda sebagai audiens untuk memindai informasi. Bayangkan diri anda sebagai audiens yang melihat presentasi anda dan kemudian tambahkan efek animasi yang sesuai.

Saat menerapkan efek transisi ke slide PowerPoint, penting untuk mengingat beberapa hal. Jika tidak, anda mungkin berlebihan dan presentasi anda akan terlihat membingungkan. Mari kita lihat mereka.

Berikut ini adalah transisi untuk slide

  • Gunakan transisi jika membantu untuk menceritakan kisah.
  • Jika memandu pemirsa melalui presentasi, gunakan transisi.
  • Gunakan transisi jika membantu untuk menambahkan penekanan pada poin tertentu.
  • Analisis apakah “terlalu banyak”.
  • Gunakan animasi dan transisi tertentu jika keduanya saling menyeimbangkan.

Berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk transisi slide.

  • Jika tidak menambahkan sesuatu yang positif ke presentasi anda, maka jangan gunakan transisi
  • Kecuali anda membuat adegan apa pun, jangan gunakan transisi yang berbeda. Jika anda ingin menggunakannya, perhatikan cara anda menggunakannya.
  • Jangan transisi iklan yang mengalihkan perhatian dan membingungkan penonton dari cerita.

Log in

Don’t have an account? Sign up