Kesalahan Desain Presentasi yang Harus Dihindari

Salah satu aspek terpenting dari presentasi yang sukses adalah merancang tayangan slide yang efektif. Sayangnya, ini juga merupakan bagian yang sering diabaikan atau tidak diperhatikan oleh sebagian besar profesional.

Inilah sebabnya mengapa sebagian besar desain presentasi yang buruk memiliki pola yang sama. Mereka biasanya dibuat menggunakan template PowerPoint default. Mereka menggunakan font default yang sama seperti setiap presentasi lainnya. Mereka juga menyertakan foto stok yang mengerikan. Dan cobalah untuk memasukkan informasi sebanyak mungkin ke dalam satu slide.

Dalam panduan ini, kami menunjukkan kepada anda bagaimana kesalahan ini bisa berbahaya serta memberi anda tip tentang cara menghindarinya. Tentu saja, kami memastikan untuk menyertakan beberapa contoh juga.

Menambahkan Terlalu Banyak Slide

Salah satu kesalahan terbesar yang dapat anda lakukan saat mendesain presentasi adalah menambahkan terlalu banyak slide. Ini tidak hanya membuat presentasi anda tidak perlu panjang tetapi juga dapat memengaruhi keterlibatan audiens. Setelah beberapa slide, audiens anda pasti akan kehilangan minat pada presentasi anda.

Solusi: Ikuti Aturan 20/10/30

Aturan 10/20/30 adalah konsep yang diperkenalkan oleh pemasar ahli Guy Kawasaki. Aturan merekomendasikan agar anda membatasi presentasi anda hingga 10 slide, hanya berlangsung selama 20 menit, dan menggunakan ukuran font 30 poin.

Meskipun aturan menyatakan untuk membatasi presentasi hingga 10 slide, tidak masalah untuk mendesain presentasi 20 slide atau bahkan presentasi dengan 30 slide. Hanya saja, jangan menyeretnya terlalu jauh.

Informasi yang Berlebihan

Statistik dan data penelitian penting untuk mendukung klaim anda. Bahkan dalam presentasi anda, anda dapat menyertakan statistik dan data untuk menambahkan lebih banyak validitas dan otoritas. Namun, anda juga harus ingat untuk tidak melakukannya secara berlebihan.

Solusi: Visualisasikan Statistik dan Data

Cara yang bagus untuk menyajikan data adalah dengan memvisualisasikannya. Alih-alih menambahkan angka dan paragraf teks yang panjang, gunakan bagan dan grafik untuk memvisualisasikannya. Atau gunakan infografis dan ilustrasi.

Salah Memilih Warna

Kesalahan terbesar dari desain presentasi ini adalah menggunakan gambar sebagai latar belakang. Kemudian menggunakan warna yang tidak menyorot teks membuatnya lebih buruk dan membuat teks benar-benar tidak dapat dibaca.

Solusi: Buat Palet Warna

Pastikan anda memulai desain presentasi dengan menyiapkan palet warna. Ini harus mencakup warna primer dan sekunder yang anda gunakan di setiap slide. Ini akan membuat desain presentasi anda terlihat lebih konsisten.

Menggunakan Font yang Mengerikan

Font memainkan peran kunci dalam meningkatkan keterbacaan tidak hanya dalam presentasi tetapi dalam semua jenis desain. Pilihan font anda cukup bagi audiens untuk memutuskan apakah anda seorang profesional atau amatir.

Solusi: Hindari Font Default

Sebagai aturan praktis, cobalah untuk menghindari penggunaan font default yang diinstal pada komputer anda. Font ini tidak dirancang untuk pekerjaan profesional. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk menggunakan font khusus. Ada ribuan font gratis dan premium dengan desain yang bagus.

Menambahkan Gambar dari Google

Anda dapat mengetahui hanya dengan melihat slide ini bahwa orang ini menggunakan gambar dari pencarian Google. Sepertinya perancang dengan malas mengunduh gambar dari pencarian Google dan menyalin-tempel tangkapan layar ke gambar. Tanpa meluangkan waktu untuk menyelaraskan tangkapan layar agar sesuai dengan perangkat atau menghapus latar belakang putih gambar.

Solusi: Gunakan Mockup dan Gambar Berkualitas Tinggi

Jangan gunakan gambar dari Google! Sebagai gantinya, gunakan gambar berkualitas tinggi dari situs stok gambar gratis atau gunakan sumber premium. Juga, jika Anda ingin menggunakan perangkat dalam slide, pastikan untuk menggunakan template mockup perangkat.

Log in

Don’t have an account? Sign up