Libatkan Audiens Anda: Dapatkan Inspirasi Dengan 5 Kutipan Ini

Mengapa orang harus peduli dengan apa yang anda katakan? Hanya karena menurut anda konten anda penting? Karena anda memiliki hasrat membara untuk membagikannya? Tidak. Untuk mengelola rentang perhatian audiens kita, kita semua perlu mendapatkan hak kita untuk bercerita.

Bagaimana anda mendapatkan hak itu? Anda harus secara aktif dan terus-menerus melibatkan audiens anda. Lima kutipan di bawah ini memberi anda kursus kilat tentang caranya.

“Agar komunikasi kita lebih efektif, kita perlu mengubah pemikiran kita dari ‘Informasi apa yang perlu saya sampaikan?’ menjadi ‘Pertanyaan apa yang saya ingin audiens saya tanyakan?’”

(Chip Heath, profesor di Stanford Graduate School of Business)

Pertanyaan adalah target yang harus dituju ketika anda mempersiapkan presentasi, elevator pitch, atau percakapan yang disengaja. Berikan presentasi tiruan dan minta mereka yang memberi anda umpan balik, “Setelah mendengar percakapan ini, pertanyaan apa yang anda miliki untuk saya?”

Jika perlu, revisi presentasi anda sehingga anda mendapatkan pertanyaan yang tepat, dan percakapan yang tulus dapat muncul.

“Mendongeng baik-baik saja selama Anda dapat mendorong orang untuk bertindak berdasarkan cerita tersebut.”

(Karen Armstrong, sejarawan agama)

Armstrong mengatakan ini dalam konteks bekerja dengan para pemimpin agama untuk menerapkan “Piagam untuk Welas Asih.” Dia berharap bahwa mendongeng tidak hanya akan menghasilkan lebih banyak cerita dan perasaan yang baik, tetapi juga pemikiran yang ketat tentang bagaimana mempraktikkan kasih sayang bahkan ketika hidup dalam keadaan paling kompleks.

Setelah anda melibatkan audiens anda, apa yang Anda ingin mereka lakukan berdasarkan cerita yang anda sajikan? Baik di sektor publik atau swasta, cerita harus mendorong tindakan.

“Pengalaman saya mendongeng yang hebat, bekerja dengan klasik, hanya menemukan cara untuk menyajikannya secara sederhana tetapi membiarkan cerita itu bekerja sendiri, atau menjadi undangan untuk imajinasi penonton.”

(Kenneth Branagh, aktor)

jika anda menceritakan kisah yang menarik, anda menarik minat penonton dan memicu imajinasi mereka.

“Saya telah belajar bahwa orang akan melupakan apa yang anda katakan, orang akan melupakan apa yang anda lakukan, tetapi orang tidak akan pernah melupakan bagaimana anda membuat mereka merasa.”

(Maya Angelou, penyair dan aktivis hak-hak sipil)

Mempertahankan audiens yang terlibat tidak hanya tentang momen ketika mereka mendengarkan presentasi anda, itu juga tentang apa yang mereka ingat sesudahnya. Ini tentang apakah mereka pergi dengan perasaan ingin tahu atau bosan, terinspirasi atau acuh tak acuh, percaya diri atau kewalahan.

“Pidato milik setengah pembicara, setengah pendengar.”

(Michel de Montaigne, filsuf)

Montaigne, yang menulis pada abad keenam belas, menggambarkan pidato seperti permainan tenis. Bagaimana anda mempersiapkan audiens anda untuk menerima apa yang anda layani? Jangan pernah melupakan “separuh lainnya” anda saat memberikan presentasi.

Ceritakan kisah yang menarik perhatian audiens anda, memicu imajinasi mereka, menyelaraskan emosi anda dengan mereka dan mendorong tindakan.

Log in

Don’t have an account? Sign up